Sebuah Jurnal Pribadi. Bahkan Sepertinya, Keluarga dan Sahabat, Bahkan kekasih, tak akan sadar aku memiliki blog ini
04 April 2021
Sekali Lagi
31 August 2020
lagi
30 July 2020
penggila senja
15 January 2020
dia yang setia
Aku berada dalam gelapnya Hari
Bersama dengannya dalam kegelapan
Aku Tak pernah takut walau gelap
Tak ragu melangkah walau mata ini Tak melihat
Aku percaya dia takkan tinggalkanku
Aku percaya dia takkan biarkanku sendiri
Ya, cinta menuntunku dalam gelap
Walau terkadang yang lainnya anggapku bodoh
Ya, cinta bantuku berjalan sejauh ini
Walau seringkali Ia melepaskan genggamannya krn inginkanku mandiri
22 November 2019
aku cemburu (22/11/2019)
14 November 2019
15 November 2019
11 April 2019
11 April 2019 - catatan untuk bumi
Aku pernah mencoba menjadi mentari
Untuk hidupnya yang terlalu gelap
Aku pernah mencoba menjadi hujan
Untuk menyejukkan hati yang mengering
Tersenyum Dan mencinta
Berbagi tanpa mengenal lelah
Namun semua terasa sia sia
bukan untukku, Namun untuknya
Dia yang tidak mengenal rasa cukup
Dia yang tidak mengingat rasa syukur
Semoga langit yang baru
Dapat membawa terang Dan kesejukan
Yang Tak pernah dia dapatkan dariku
Karna ku,
Hanya ingin bahagianya.
15 November 2018
16/11/18
Malam menatap sunyi
Dipecah hujan yang membumi
Melihat kedalam gelapnya malam
Hidupmu begitu sunyi
Sendiri kamu berdiri
Sendiri tanpa kekasih
Berlindung dibalik hujan
Bersembunyi dari keramaian
09 November 2018
Ada luka yang terbuka
Ketika namamu disebut
Ketika kabarmu terdengar
Ketika bayangmu kembali
Ada duka yang mendalam
Ketika matamu memandang kosong
Ketika bibirmu tak lagi tersenyum
Ketika hatimu membeku biru
Aku
Bagian masa lalumu
Kamu
Bagian hatiku selalu
26 October 2018
26 oct 2018 / 23.30
Kembali aku
Harus mengucap selamat tinggal
Dan kembali aku
Harus kehilanganmu
Semua angan
Semua kenangan
Semua harapan
Sudah pergi meninggalkan ku
Kembali aku
Berlindung dibalik hujan
Bersembunyi dari terang
-bby-
21 October 2018
22 Oktober 2018 02.34
Dunia Tau kamu miliknya
Tanpa mereka tau
kau terluka olehnya
Kau tersiksa karnanya
Dunia lihat semua tawa
Tanpa mereka tau
Ada Luka yang terbuka
Ada air mata yang mengalir
-bby-
16 October 2018
Pernah menjadi terang
Aku pernah menjadi terang
Saat mendung menghampirinya
Saat awan menutup matanya
Aku pernah menjadi terang
Saat gelap menyelimuti Hari Hari nya
Saat ia sendiri disudut ruangan
Namun saat ini
Dia Tak butuhku lagi
Karna ia sudah bersinar terang
Melangkah dengan percaya diri
Langkah pasti, kepala terangkat
Dan Aku
Menjadi redup dimatanya
Redup yang Tak dibutuhkannya
-bby-
12 October 2018
18 Oktober 2018 - 03.44
cinta ada disebrang lautan
rinduku di benua lain bumi ini
Ada kasih yg Hanya ku berikan lewat doa
Biar Ia dapat menikmati harinya
Biar Ia temukan bahagianya
Aku tetap disini
Menunggunya kembali
Tetap disini
Tersenyum
Membuka pelukan
Ketika ia merindukan rumah
PS :
Utk kamu yg berjuang,
Utk kamu yg berkelana,
Aku merindumu
10 June 2018
Pahami aku
Terkadang,
Senyuman dan ucapan cinta
Pelukan dan kecupan di dahi
Sudah cukup untuk ku
Tanpa aku meminta lebih
Tanpa aku meminta banyak
Ya, sesederna itu aku
Kamu hanya perlu memahaminya
-bby
2018.06.11
Walau ku tau
Saat langit tak lagi biru
Saat bunga tak lagi bersemi
Saat itu hanya kamu yg ku butuhkan
Inginku dengar kamu mengucap sayang
Inginku dengar kamu mengucap cinta
Yakinkanku bahwa kamu akan terus ada
Disampingku, tak kan pergi kemana
Walau ku tau kamu tetap mencinta
Namun teruslah ucap cinta
Walau ku tau kamu disini
Namun teruslah peluk eratku
Karna setetes embun dapat terus menghijaukan seluas hutan
-bby
2018.06.11
07 June 2018
Perjalanan kita
Perjalanan ini berat
Tapi aku tau kau bersamaku
Tak meninggalkanku saat ilalang berusaha buatku melambat
Tak acuhkanku saat aku lelah dan berhenti sejenak
Jangan pernah lelah utk terus bersamaku
Walau aku bukan yang terbaik untuk berjalan bersamamu
Walau aku bukan yang terindah untuk berbagi hari denganmu
Tapi aku percaya, kita dapat menyelesaikan perjalanan ini bersama
Dengan senyum kemenangan, dengan pelukan kebahagiaan
Hati menyimpan berjuta tanya
Namun tak satupun suara menggema
Mata mengisyaratkan ribuan kata
Namun hanya tetesan air mata yg bicara
Menunggu dirinya memahami
Bahwa hati kadang tersakiti
Menunggu dirinya menyadari
Bahwa hanya dia pemilik hati ini
Akan terus ku jaga
Agar ia tak terluka seperti aku
Agar ia tetap disana, tersenyum dan bersuka
Karna sukanya adalah bahagiaku
26 May 2018
Tetap bersamaku
Seperti perahu ditengah lautan
Kaki kita goyang ketika ombak berdatangan
Namun tetaplah berdiri untukku
Agar perahu ini tidak karam
Pegang tanganku, dan jangan lepaskan
Bawa aku sampai ke tujuan kita
Peluk aku dan jangan lepaskan
Sampai tiba saatnya kita turun dan melangkah bersama
Karna hanya denganmu aku kuat
Hanya denganmu aku dapat bahagia