27 April 2015

hari istimewanya

untuk sebagian orang,
mungkin ini hari yang biasa
hari yang berjalan lambat

namun aku tau,
ini pernah menjadi hari yang istimewa
bukan untukku, melainkan untuknya..



sedikit mengintip lembaran lama
masih dapat terbayang senyumannya
ketulusannya, kepeduliannya, dan keramahannya

aku bersyukur pernah bersamanya
belajar banyak tentang kedewasaan
belajar banyak tengang kesabaran
belajar banyak tentang berbagi

malam ini, 
aku menutup hari dengan mendoakannya
berharap Tuhan selalu melingkupinya
berharap Tuhan menjaganya melalui wanita lain

selamat ulang tahun,
untuk kamu
yang pernah mengisi hari-hari

27/04/15
[beatrix betania yoris]

25 April 2015

Bintang Yang Bukan Milikku


Dalam malam aku merindu
Dalam sunyi aku menanti

merindu kamu bintangku
menanti kabarmu yang tak kunjung tiba

setiap malam aku menatap langit
berharap bintaku datang malam ini
menyapaku dengan hangat
menerangi malamku dengan senyumnya

setiap malam aku menatap langit
namun tak pernah lagi kutemukan bintangku
bintang yang berbeda, bintang yang hanya milikku

ya aku memang egois, 
mau memiliki bintang itu sendiri
namun bintangku telah sirna
pergi ke langit lainnya
menerangi hati yang lain

bintang yang bukan milikku lagi
bintang yang telah pergi jauh
bintang yang tak akan pernah kembali

[beatrix betania yoris]

20 April 2015

Hanya Kepadanya



kepadanya yang dulu pernah ada 
kepadanya yang dulu pernah disini
kepadanya yang dulu selalu buatku tersenyum

kepadanya yang membuat hati berbunga
kepadanya yang ada saat malamku gelap
kepadanya yang melihatku dengan hatinya

kepadanya yang kembali kepadaku
kepadanya yang kembali mengisi malamku
kepadanya.. aku merasa kembali hidup

[beatrix betania yoris]


18 January 2015

112 Hari

melihatnya terbaring lemah
membuatku bersedih
melihatnya tak dapat bergerak
membuatku menangis
melihatnya tak sadarkan diri
membuatku terluka

Tuhan,
dimana pribadi yang selalu gembira?
dimana pribadi yang sering menyemangatiku?
dimana pribadi yang tulus menganggapku adiknya?

tepat pada hari ini,
112 hari sudah kau biarkan dia terbaring koma
kesakitan, tak berdaya
Kau biarkan dia berkelana sendiri
Kau biarkan dia meninggalkan kami dalam keprihatinan

aku masih percaya,
Engkau yang jagai dia
Engkau yang pulihkan dia
Engkau yang akan kembalikan dia kepada kami

tapi Tuhan,
sampai kapan?

hati ini sudah begitu terluka melihatnya
mata ini sudah terlalu sembab untuk terus menangis
hanya satu pintaku
kembalikan dia kepada kami,
atau biarkan dia kembali kesisi-Mu.

jangan Kau siksa kami untuk terus melihatnya seperti ini
jangan Kau biarkan kami berhenti percaya kepada-Mu

[beatrix betania]
aku berada di satu titik
dimana aku tak tau harus apa
dimana hati mulai memilu
dimana raga mulai menyerah

aku mencoba untuk berpasrah
aku mencoba untuk bertahan
namun aku tak mampu lagi

Tuhan, kuatkan aku
Tuhan, bukakan jalanku

terlalu lelah hingga tak mempu berdiri lagi
terlalu sakit untuk terus menjalani
bahkan mungkin
terlalu sulit untuku dapat bersyukur...


[beatrix betania]

25 November 2014

Cinta telah meninggalkan aku


Ketika kesempatan sudah berlalu
ketika waktu sudah tak dapat menunggu
ketika itu, cinta telah meninggalkan aku

akupun menyerah
membiarkannya untuk mencintai wanita lain
membiarkannya untuk memeluk wanita lain
dan bukan aku

penyesalan menghantui setiap hariku
penyesalan akan kebodohanku
penyesalan akan keangkuhanku
penyesalan karna aku tak pernah mengakui
bahwa aku meginginkan cinta itu
penyesalan ku saat cinta telah meninggalkan aku


[beatrix betania]
ps : kutulis untuk dia,
cinta yang pernah mengisi hati ini
cinta yang tak pernah aku miliki

15 September 2014

pada musimnya


seperti ranting yang mengering, rapuh dan menjadi patah
seperti daun yang meguning, tua dan berguguran
seperti itu kepercayaanku padamu

berusaha untuk bertahan
berusahan untuk berpegang erat
berusaha tetap hidup walau tak mungkin

karna pada akhirnya
semua akan patah pada waktunya
dan rasa ini gugur pada musimnya

[beatrix betania yoris]

26 August 2014

mendung diujung senja






















mendung di langit senja membawaku pada kesunyian
tenggelam dalam gelapnya awan
tertarik dalam kencangnya angin
buatku tak dapat lagi berdiri

mencoba berlari untuk bertahan
namun tiap langkah kakiku
tak terlepas dari gelapnya langit senja ini
tak juga terlepas dari angin yang semakin mengikatku

hanya berdoa aku bisa
berharap angin tak menerbangkanku
berharap awan mendung tak melingkupiku
berharap dapat menemukan terangku

[beatrix betania yoris]

22 August 2014

karna pada akhirnya



Tersenyum
hanya karna aku tak berada sendiri
hanya karna aku tak ingin ditertawai

tertawa
hanya karna aku berusaha melupakanmu
hanya karna aku ingin mencicipi bahagia

walau pada akhirnya
aku jatuh dalam kesedihan
aku larut dalam kepiluan

[Beatrix Betania Yoris]

28 March 2014

Hati Tak Ingin Bicara



langit senja terlihat begitu sendu
diikuti malam yang gelap bergemuruh
tetes hujan menari diatas awan
turun dan menyelimuti bumi

seorang pujangga terdiam dibawah hujan
biarkan hujan membasahi sekujur hatinya
berharap hujan melunturkan kebekuan hati

namun salah,
karna hati akan semakin membeku
karna hati tak ingin bicara lagi
karna hati telah tertutup rapat

seperti seorang pelukis yang berhenti menggoreskan warna
seperti seorang penenun yang meletakkan benang

seperti itulah,
seorang pujangga meletakkan pena tintanya
karna hati tak ingin bicara lagi

[Beatrix Betania Yoris]